Set Up & Demo Sistem

image

Ini tampilan error di command prompt semalam. Saya lagi belajar set-up sistem buat di lokal yang mengharuskan pake SSH, composer, dkk. Terima kasih untuk ka Ali yang udah mau saya ganggu waktunya dari siang sampe sore (waktu UK) buat ngasih tutorial step by step dan ngehandle error yang muncul ????????????

Kemarin malam juga pertama kalinya saya mendemokan sistem ke klien (mulai dari set up sistem) sendirian.. Biasanya saya bareng sama ka Emil (ka Emil buat nge-handle urusan teknis, saya sebagai perantara ke klien aja). Ka Emil ikut juga sih ke tempat ketemuan dengan klien, tapi akhirnya malah ngobrol sama ka Eja ????

Continue Reading

Refreshing Kilat

Ketika lagi butuh refreshing kilat (bukan F5 *iykwim*)  dan ngefans sama Adele <3 <3

 

[youtube https://www.youtube.com/watch?v=Nck6BZga7TQ]

Habis nonton jadi kebawa bahagia, apalagi pas nyanyi lagunya Spice Girls haha 😀

Continue Reading

“For my part, I will never give up and I mean never,”

Elon Musk

(source: http://www.nbcnews.com/id/25990806/ns/technology_and_science-space/t/strike-three-spacexs-falcon-rocket/#.VrArs7J97IV)

Continue Reading

Konsisten & Kesuksesan.

Di tempat saya part-time (tentang part-time ini mungkin akan ada tulisan tersendiri ya) ada sesi sharing tiap Jumat sore. Yang sharing digilir tiap orang dan kebetulan minggu kemarin adalah jadwal saya. Saya bingung mau sharing apa, seminggu kemarin fokus saya berat di TA hehe. Ada buku yang menarik, tapi belum selesai dibaca, belum lagi takut temanya kurang mengenai sasaran. Video di TED juga banyak yang bisa dijadiin bahan sharing tapi saya belum sempet nontonnya.

Saya pun teringat artikel yang saya temukan di medium beberapa minggu yang lalu dan akhirnya memilih untuk sharing isi artikel tersebut. Artikelnya berjudul “If You’re Too Busy For These 5 Things: Your Life Is More Off-Course Than You Think” Artikel ini cukup berkesan buat saya karena membahas kebiasaan-kebiasaan kecil yang sering diabaikan padahal penting buat meraih kesuksesan. Hal-hal kecil, kalau dibiarkan pasti akan jadi hal besar. Ga cuma menyebutkan kebiasaan-kebiasaan apa aja, tapi juga alasan dibalik pentingnya kebiasaan itu.

Sharing saya biasa-biasa aja sih (orang cuma bacain poin-poin artikel hehe). Yang menarik adalah ketika diskusinya (yang juga menjadi salah satu alasan saya senang dengan suasana di tempat part-time saya, #RGB). Bermula dari ka Damas yang bercerita tentang orang-orang yang sukses, kalau diamati, mereka konsisten melakukan satu hal terus menerus dalam waktu yang lama. Kenapa mereka bisa konsisten?

Konsisten.

Untuk yang konsisten, saya sendiri masih bertanya-tanya kenapa orang yang sukses bisa konsisten melakukan suatu hal terus menerus? Kenapa konsisten itu sulit? Kenapa hal-hal kecil yang dilakukan terus menerus lebih baik daripada hal besar tapi hanya sekali?

Sejauh ini saya masih berpendapat, kalau konsisten seperti itu berguna untuk membentuk kebiasaan. Lalu, apa pentingnya kebiasaan? Menurut saya, kebiasaan itu semacam versi auto-pilot-nya manusia. Jadi, ketika ada distraksi yang menyebabkan seorang manusia ga bisa berpikir dengan benar, si auto-pilot ini yang akan menjalankan manusia. Makanya, kebiasaan itu harus yang baik-baik, jadi kalau terjadi apa-apa hidup kita masih terjaga dengan adanya auto-pilot itu. Kalau diingat-ingat, sepertinya auto-pilot yang saya bicarakan ini seperti fungsinya alam bawah sadar ya (belum sempat riset tentang ini, mohon diralat kalau salah).

Selain itu, untuk kebiasaan baik, ketika kita mulai terlalu sibuk dan ngga sempat melakukannya, bisa memunculkan perasaan bersalah karena udah meninggalkan kebiasaan tersebut. Harapannya rasa bersalah itu jadi alarm kita untuk kembali ke jalur yang benar. Beda dengan yang tidak konsisten, atau mudah memberi alasan (excuse) untuk tidak melakukan sesuatu. Sekali kita memberi kesempatan untuk tidak konsisten, katanya untuk berikut-berikutnya akan mudah saja buat tidak melakukan hal itu karena dalam pikiran sudah tertanam “Toh waktu itu juga udah ga dilakuin” dan alasan yang sama akan digunakan terus menerus sampai mungkin akhirnya lupa dengan kebiasaan tersebut.

Kesuksesan.

Lalu untuk kesuksesan yang punya definisinya beragam, saya cuma ingin menuliskan hasil diskusi dengan kakak saya ketika minggu lalu dan beberapa dari hasil pengalaman bertemu orang-orang yang menurut saya inspiratif.

Kesuksesan itu lebih dari kita menjadi lebih hebat dari orang lain. Kesuksesan itu ketika kita bisa lebih baik dari diri kita sendiri versi sebelumnya, entah itu diri kita tahun lalu, sebulan yang lalu, sehari yang lalu, atau mungkin sedetik yang lalu. Ketika begitu, saingan kita adalah diri kita sendiri. Saingan dengan diri sendiri misalnya lebih rajin dari sebelumnya, mengurangi jam menunda, dan sebagainya. Saya kepikiran kalau kita udah bisa menang dari diri kita versi sebelumnya, apapun target kita harusnya bisa tercapai.

Lalu apakah kita ga perlu bersaing dengan orang lain? Menurut saya ngga perlu-perlu amat. Saya percaya tiap orang itu berbeda-beda, punya tujuan masing-masing, dan rezekinya pun sudah diatur oleh Allah untuk masing-masing. Membandingkan dengan orang lain mungkin perlu, tapi jangan sampai terlalu fokus pada orang lain. Kadang dalam persaingan, ketika terlalu fokus pada orang lain, kita jadi ngga fokus pada usaha sendiri. Seperti kutipan yang saya post sebelumnya

“Rivalry causes us to overemphasize old opportunities and slavishly copy what has worked in the past.”

Peter Thiel – Zero to One

Lebih baik memfokuskan diri pada tujuan yang ingin dicapai agar bisa maksimal. Lalu muncul pertanyaan lagi, “Batas maksimal itu sampai mana?” Kita diminta untuk berusaha maksimal, padahal maksimal itu rasanya sulit diukur seperti ibarat “di atas awan masih ada awan”. Saya pernah mendengar pendapat untuk jangan berhenti sampai kamu puas dengan hasil karya yang kamu kerjakan. Selama ini saya masih setuju dengan pendapat tersebut. Untuk hal yang dilakukan untuk diri sendiri, misalnya ujian, ini masuk akal, karena kita jadi ga perlu mikirin ekspektasi orang lain yang mana ga ada orang yang pernah puas, pasti selalu minta lebih. Kadang ekspektasi orang lain juga mempengaruhi ke kita, bisa pengaruh baik atau buruk. Ada yang bilang kalau kita ga bisa memuaskan semua pihak. Kalau saya sih lebih baik fokus ke diri sendiri daripada kata orang lain yang belum tentu benar (pengecualian buat orang-orang terdekat dan orang yang lebih ahli hehe :p )

Ok, sepertinya banyak juga ya tulisan saya kali ini hehe. Silahkan apabila ada yang ingin berpendapat, bisa diisi form komentarnya~

Sekian dari saya, semoga bermanfaat 😀

Continue Reading

Long Live UX & An Old Story

Some days ago, I was given an article titled “Web Design is Dead” The article from mashable explain why web design is dead. It was caused by the emerging techniques, like artificial intelligence (AI),  that make designing a website become easier (we can see now there’re many web services for drag and drop website design). Just like what inside Michio Kaku’s book about future (i forget the title) any activities that doing repeatedly (routines) can be replaced by machine works.

So, what’s left for human? one of them is aesthetic work/activity. Activities that use empathy, feeling. Also said in article “Long Live UX Design”, i obviously agree with this since experience is more about human. Experience is not always about digital thing, but greater than that. Experience can be smelling the coffee or tea, putting on a warm sweater, opening a door to a great room, etc.

In UCL (Univerity College London), the Human Computer Interaction and Ergonomics is under Brain Sciences faculty. This is one of my choices to continue my studies (another is CMU – HCII). I have a funny story about this. In the high school, my teacher asked every student to fill the form about future studies and what major would you like to take. I write in my form: Neuroscience. I had just finished Mr. Brain serial at that time and was fascinated by Mr. Brain that i wanted to be a Neuroscientist, because for me it’s interesting to know how brain works and affects our act.

1118full-mr.-brain-poster
I even played this in chemist lab and watch with my classmates since there was no teacher that day and we’re just tired with the 3rd grader routines 😀

I guess i was ‘outlier’ enough at that time to write Neuroscientist, not doctor, not psychologist, not engineer like most of my classmates hahaha ????. Obviously, my teacher asked who write the neuroscientist, i raised my hand, she asked what’s that, i explained, and she said that to become a Neuroscientist i had to take medical major then take neuroscience in Ph.D. study. I was not interested in taking medical study, tho. Well, i felt a bit embarrassed back then, but i believed in myself that Neuroscience, even it’s not popular in Indonesia, is still under reach and not just an imaginary profession from a film. Yeah, maybe i am just an outlier since i don’t know when hahaha

Moreover, a fun fact, today we have professions which are not expected before, like social media analyst, shopping assistant, etc. Isn’t that funny? I might not be a Neuroscientist, but I can be UX researcher and that’s kinda same since they’re about brain sciences 😀 😀 😀

Continue Reading

Bandung Events #1: Kampoeng Jazz, Pizza Data, CodeMeetUp()

One of many reasons why I loved Bandung is it has many events, particularly the community based events. From craft classes until IT discussion can be found in this lovely city. Well, i know i am a true introvert and those events are filled with many strangers (at first). Room full of strangers is kind of scary for introvert, you know~ I was afraid in my first time to attends such events. Luckily, i am not alone since i went there with a friend. Though I overcame my fear of coming to those events, i still could not be the person who start the conversation first.

Here are some photos of events i attended this year (until today). Most of them where taken from the events’ websites.

Pizza Data

For the article, datanesia’s website. There’s my face in the photo but i wasn’t prepared so, I am not posting the photo here haha.

Here’s the 2nd time I came to Pizza Data. It was yesterday and since it’s Ramadan fasting month, my team and I used this opportunity for breakfasting together sok-sokan bukber deh. If you asked if there’s pizza? the answer is yes and its free and you can have two or more slices (if there’re not many people attending hehe) 😀

Pizza Data Bandung
Taken from kak Pandu’s facebook post

Kampoeng Jazz 2015

next is photo from Kampoeng Jazz 2015 event. I am not a person who would go to concert, but since Ka Eja from Accellera gave the tickets to us (my friends and I), so we went there. Basically, it was not a ticket, but invitation, so, we could enter the venue without queuing. Cool, isn’t it? :))

I did not take any photos there, so i just posted the ticket :p

Kampoeng Jazz InvitationcodeMeetUP()

Code? me doing code? haha it’s not sound that scary, I don’t need to code in this event. This is an event held by ProcodeCG (visit their website here: https://procodecg.wordpress.com). Anyone from any backgrounds who has interest in IT can come to BCCF to hear the sharing & discussion since it’s not always technical discussion. I have attended this event twice, the first was “Start Up Pitch Failures” whose speaker is my lecturer, Mr. Budi or Pak BR. The second time, the sharing topic was SEO (Search Engine Optimization).

Here are the photos

Start Up Pitch Failures
Yeah, i was the only girl there….
CodeMeetUp Bandung
Finally, not the only girl :p

By attending these events, I overcame my fear of coming to events with many strangers hehe. I started to know about other people, what are they doing, how do they could doing their work with much passion. So cool & inspiring!

Ok, that’s all for now, see you on the next post! 😀

Continue Reading

Design Daily #1: Ice Cream With Sprinkles

Elgin: “That’s where I really failed your mom,” he said. “She was an artist who had stopped creating… “

The words above are quoted from Where’d You Go Bernadette novel.

I’m not calling myself an artist, but somehow i can feel what Bernadette feel when she didn’t create something. And, since i’m almost near my holiday, i plan to have this daily project of making some design, doing some coding, and more.

When i finally create something like this graphic design, this kind of activity give me happiness, for myself at least. Hope my designs bring happiness to your day, too! 😀
ice cream cone_by arum-01

Continue Reading

Girl Who Codes #2

Day 2
Day 2

So, this is my progress today. I only learn this one step. I had an exam in the morning and after that i did a design project (my first freelancing project, Alhamdulillah) The project finally done and i could buy a novel with the freelancing money 😀

Continue Reading

Life Map: Carnegie Mellon University (CMU)

I have this habit of planning (and updating) my life map and as i get older i need to make my plan/life map to be more focused. I need to find where i belong before it’s too late, moreover, i need to find the answer of the “Why do I live?” Yes, as a moslem, the purpose of life is to worship Allah, but how?  what kind of goodness that i can contribute to this world?

On Monday, at the midnight, i did some browsing for my reference for information security assignment. I have interest in usability (UX, UI, human interaction, etc) and also information security (yes, i know it’s kinda uncommon). To make the assignment more interesting for myself (it’s a must!), I searched security papers which also studied its usability. Then, who knew that i’d find many papers contain both usability and security from CMU. Suddenly, i felt excited! I knew that CMU has HCII (Human-Computer Interaction Institute) but then i found it’s information security lab (in which i found those many usable security papers) just got me more interested to CMU. Then i found the CyLab which has Privacy Protection (it’s the close one to usable security) and cross-cut thrust with cryptography and usable privacy & security. Interesting.

As i have mentioned above, i have interest in usability and security. Before i found those paper, i felt that i can choose only one of them for my first graduate study  (I can take as many as grad studies i want, can’t I?) But then, thanks to Allah for showing me that CMU CyLab which enable people to learn both usability & security (not only one of them) at the same time. I do not know whether it’s the best for me or not, but i want it, so i need to add this to my prayer, thrive for it, and let Allah do the rest 🙂

Continue Reading